ABK KM Maria Nusa Asal Bontotiro Terjatuh di Perairan Selayar, Hingga Kini Belum Ditemukan

SELAYAR, JEJAKPANRITA.COM— Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Maria Nusa asal Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, dilaporkan terjatuh dari kapal saat berada di perairan Barat Pasi Tallu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Senin, 17 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian dan menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga serta masyarakat asal korban di Kecamatan Bontotiro. Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, korban masih belum ditemukan.

Insiden terjadi ketika KM Maria Nusa berada di wilayah perairan Barat Pasi Tallu. Korban dilaporkan terjatuh dari kapal pada pagi hari dan kemudian hilang di tengah perairan.

Upaya pencarian terhadap korban diharapkan terus dilakukan secara maksimal oleh tim pencarian dan pertolongan bersama unsur terkait di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Keluarga korban hingga kini masih menantikan kabar dan berharap proses pencarian dapat membuahkan hasil serta korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Ketua Umum Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK), Andi Riyal, turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menyampaikan doa dan harapan agar korban segera ditemukan serta meminta seluruh pihak terkait terus mengoptimalkan upaya pencarian.

«“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa ABK KM Maria Nusa. Kami berharap proses pencarian terus dilakukan secara maksimal dan korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga mendoakan agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Andi Riyal

Menurutnya, kejadian tersebut juga menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan bagi seluruh awak kapal yang menjalankan aktivitas di wilayah perairan, khususnya dalam menghadapi kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.

GISK juga berharap proses pencarian melibatkan seluruh unsur terkait secara terpadu sehingga keberadaan korban dapat segera diketahui.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian dan belum diketahui keberadaannya.

Penulis: AndisEditor: Redaksi