Aktivis Bap3mi Lidik Pro Sebut Dirinya Diancam Oknum Mengaku Wartawan Saat Advokasi PMI di Sarawak.

Oplus_16908288

Sarawak,Jejakpanrita.com_Seorang anggota dari Badan Advokasi Pekerja Migran Indonesia Lidik Pro,Riswan Kanro melaporkan bahwa dirinya mendapat ancaman serius dari oknum mengaku wartawan yang tidak senang terhadap dirinya.Sabtu 18 April 2026

Dari keterangan yang berhasil dihimpun media, ancaman itu dikirim melalui pesan suara WhatsApp oleh oknum yang belakangan diketahui bernama Rustan Juhari Calok yang dalam pesan suaranya mengajak Riswan Kanro untuk ketemu di pasar Bintulu.

“Besok kita ketemu di Bintulu dekat pasar kalau kamu berani,” bunyi pesan suaranya

Kepada media, Riswan Kanro menjelaskan bahwa ancaman itu muncul setelah batas wilayah negara diperketat dan tiba tiba si Calok turun melakukan keributan diperbatasan dengan mengaku bahwa dirinya adalah wartawan.

“Saya sudah laporkan hal ini ke pihak kepolisian dan KJRI dan saya berharap orang seperti ini bisa ditindaki,”ujar Riswan Kanro

Kuat dugaan bahwa Calok juga terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang sehingga kepolisian diminta untuk segera melakukan penyelidikan secara mendalam.

“Kami dari satgasus Bap3mi Lidik Pro akan terus membantu pihak kepolisian dan KJRI dalam hal pencegahan penempatan PMI non prosedural,”tutupnya