Daerah  

Warga Bontobahari Krisis Air Bersih, Berharap Pemerintah Segera Pulihkan Layanan PDAM

Oplus_16908288

Bulukumba,Jejakpanrita.com_Warga di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, mengeluhkan krisis air bersih akibat tidak mengalirnya pasokan air dari PDAM yang telah berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.

Sejumlah warga mengaku sudah lama tidak menikmati layanan air bersih dari PDAM. Akibatnya, mereka terpaksa mencari sumber air alternatif atau membeli air dengan biaya tambahan yang dinilai cukup memberatkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di tengah kondisi tersebut, beredar informasi di tengah masyarakat bahwa operasional PDAM turut terkendala setelah pasokan listrik diduga diputus oleh pihak PLN akibat adanya tunggakan pembayaran. Selain itu, warga juga mengaitkan memburuknya pelayanan dengan situasi internal PDAM setelah direktur perusahaan tersebut ditahan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Namun demikian, informasi mengenai penyebab terganggunya distribusi air, termasuk kabar pemutusan listrik, masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak terkait agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bulukumba, khususnya Bupati Bulukumba, dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Menurut mereka, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus menjadi prioritas pemerintah.

“Kami hanya ingin air kembali mengalir seperti biasa. Sudah terlalu lama kami kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga pemerintah segera memberikan solusi,” ujar Andisbrow salah seorang warga Bontobahari.

Masyarakat berharap adanya percepatan penanganan terhadap persoalan yang terjadi di PDAM sehingga pelayanan dapat kembali normal dan kebutuhan air bersih warga Kecamatan Bontobahari dapat terpenuhi sebagaimana mestinya.