Daerah  

Polres Sinjai Diminta Perketat Pengawasan Pesisir Pattongko, Diduga Jadi Jalur Pembongkaran Kerbau dari Flores

SINJAI,JEJAKPANRITA.COM– Kepolisian Resor (Polres) Sinjai diminta memperketat pengawasan di sejumlah wilayah pesisir, khususnya di Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Hal tersebut menyusul adanya dugaan aktivitas pembongkaran kerbau yang didatangkan dari Flores melalui jalur laut.Selasa 11 Agustus 2026

Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan, kerbau yang diduga dikirim dari Flores menggunakan perahu tersebut diduga dibongkar di wilayah pesisir Desa Pattongko. Setelah tiba di daratan, kerbau disebut langsung dimuat ke dalam kendaraan truk untuk kemudian dibawa ke lokasi lain.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena adanya dugaan bahwa hewan ternak yang masuk melalui jalur laut tersebut tidak terlebih dahulu melalui pemeriksaan atau proses karantina sebagaimana mestinya.

Masyarakat meminta pihak berwenang turun langsung melakukan pengecekan terhadap aktivitas tersebut, termasuk menelusuri asal-usul ternak, dokumen pengiriman, jalur transportasi, serta prosedur pemeriksaan kesehatan hewan sebelum kerbau didistribusikan ke daerah lain.

Selain pengawasan di wilayah pesisir, Kapolres Sinjai juga didesak melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan apakah aktivitas tersebut memiliki izin dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Tidak hanya itu, masyarakat juga meminta adanya pemeriksaan internal apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi keterlibatan oknum aparat. Dugaan adanya pihak tertentu yang memberikan perlindungan atau membekingi aktivitas tersebut perlu dibuktikan melalui penyelidikan yang transparan dan profesional.

“Kalau memang ada aktivitas pengiriman dan pembongkaran kerbau dari luar daerah melalui jalur laut, tentu harus diperiksa kelengkapan dokumennya dan memastikan ternak tersebut telah melalui prosedur pemeriksaan yang diwajibkan,” ujar salah seorang sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Masyarakat berharap Polres Sinjai bersama instansi terkait dapat meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah pesisir yang dinilai rawan menjadi jalur masuknya ternak dari luar daerah.

Pihak kepolisian juga diharapkan tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi melakukan langkah preventif dan penyelidikan apabila ditemukan indikasi adanya aktivitas pengiriman ternak yang tidak sesuai prosedur.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi dan pembuktian dari pihak berwenang. Pihak-pihak yang disebut maupun instansi terkait perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi dan keterangan resmi mengenai aktivitas tersebut.