Bulukumba,Jejakpanrita.com_Kisruh dugaan penyalahgunaan kas Mesjid Nurul Dakwah, Lingkungan Parammassaile, Kelurahan Benjala makin memanas.Sejumlah tokoh masyarakat siap melaporkan ke aparat penegak hukum.Rabu,1 April 2026
Dari hasil wawancara media jejakpanrita.com dengan sejumlah tokoh masyarakat yang juga termasuk Panitia pengurus mesjid Nurul Dakwah, didapatkan keterangan bahwa laporan keuangan dari bendahara mesjid yang diserahkan ke panitia pengurus mesjid yang baru diduga tidak lengkap dan direkayasa, mengingat banyaknya kejanggalan yang ditemukan dalam buku laporan akhir keuangan mesjid.
Dan anehnya, buku laporan keuangan mesjid tersebut dibubuhi dengan tanda tangan dan stempel kelurahan Benjala.Ini artinya kepala kelurahan ikut mengetahui terkait pelanggaran yang dilakukan oleh bendahara lama mesjid Nurul Dakwah.
Menurut salah satu tokoh masyarakat (Si), ditemukan banyak kesalahan dalam buku laporan kas bendahara lama yang sekarang menjabat sebagai kepala lingkungan Parammassaile, Kelurahan Benjala.Di antaranya, tidak adanya kesesuaian antara hari dan tanggal yang dicantumkan.
“Kami juga akan pertanyakan kapasitas kepala kelurahan Benjala pada pengelolaan kas Mesjid karena kami temukan tanda tangan dan stempel kelurahan di laporan data kas,”ujar Si
Dirinya juga menambahkan bahwa kerugian yang ditafsir mencapai puluhan juta rupiah.Termasuk pengerjaan proyek talud yang tidak dimusyawarahkan terlebih dahulu padahal menggunakan dana mesjid.
“Kami akan usut tuntas persoalan ini dan membawanya ke ranah hukum.Di situ nanti akan terbuka dengan jelas apa saja bentuk pelanggarannya,”tutupnya













