BULUKUMBA,JEJAKPANRITA.COM – Aktivitas prostitusi online diduga marak terjadi di sejumlah penginapan kawasan wisata Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Praktik tersebut disebut memanfaatkan aplikasi percakapan berlogo hijau yang dikenal masyarakat sebagai Michat untuk menawarkan layanan kepada pelanggan.
Sorotan keras datang dari Ketua BINPRO (Badan Investigasi Nasional Lidik Pro) Bulukumba, Andis Brow.
Ia menilai aktivitas tersebut telah meresahkan masyarakat dan dapat mencoreng citra destinasi wisata unggulan di Bulukumba.
Bira selama ini dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata di Sulawesi Selatan dengan pantai pasir putih dan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.
Namun, isu dugaan prostitusi online yang melibatkan sejumlah penginapan kini menjadi perhatian publik.
Menurut Andis Brow, praktik prostitusi online yang dilakukan secara terselubung melalui aplikasi digital harus segera ditindak oleh aparat terkait sebelum semakin meluas.
“Kami menyoroti serius aktivitas prostitusi online yang diduga terjadi di sejumlah penginapan kawasan wisata Bira. Masyarakat merasa resah karena aktivitas ini dinilai merusak citra pariwisata dan lingkungan sosial,” ujarnya.
Ia meminta aparat penegak hukum serta pemerintah daerah turun melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam praktik tersebut.
Selain itu, pengelola penginapan di kawasan wisata juga diimbau lebih selektif dalam menerima tamu dan meningkatkan pengawasan internal agar tempat usaha mereka tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.
Warga berharap kawasan wisata Bira tetap menjadi destinasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.
Mereka juga meminta adanya patroli rutin serta pengawasan terhadap aktivitas mencurigakan yang memanfaatkan aplikasi digital untuk transaksi prostitusi online.***













