Asosiasi Mitra Dapur MBG Bulukumba Hadirkan Dapur Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Terang-Terang Sampai Lebaran

Bulukumba, Jejakpanrita.com– Duka masih menyelimuti warga Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, setelah kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (4/3/2026) menghanguskan 11 rumah warga hingga rata dengan tanah.

Di tengah kondisi para korban yang kehilangan tempat tinggal, kepedulian berbagai pihak mulai bermunculan. Salah satunya datang dari Asosiasi Mitra Dapur MBG se-Kabupaten Bulukumba yang bergerak cepat membantu para korban.

Menariknya, asosiasi tersebut justru terbentuk sehari setelah peristiwa kebakaran dan langsung mengambil langkah konkret dengan mendirikan dapur kemanusiaan di sekitar lokasi kejadian.

Dapur tersebut kini dimanfaatkan sebagai tempat berbuka puasa bagi para korban kebakaran, sekaligus pusat penyediaan makanan bagi warga terdampak yang saat ini masih bertahan di tenda-tenda darurat.

“Dapur ini dijadikan tempat berbuka puasa bagi para korban kebakaran. Informasi yang kami dapat, dapur ini akan terus berjalan sampai Lebaran,” ungkap seorang warga yang ditemui media ini di depan dapur tersebut, Minggu malam (8/3/2026).

Kehadiran dapur dari Asosiasi Mitra Dapur MBG Bulukumba itu memberikan sedikit kelegaan bagi para korban yang sedang menjalani Ramadan di tengah musibah.

Salah satu warga terdampak, Nur Isbar, juga mengungkapkan bahwa bantuan dari pemerintah daerah maupun masyarakat cukup membantu meringankan beban para korban.

“Alhamdulillah bantuan dari pemerintah daerah cukup memadai, seperti tenda, sembako, pakaian, dan juga bantuan dari masyarakat,” ujarnya.

Meski begitu, para korban kebakaran masih berharap adanya perhatian lanjutan, khususnya untuk membantu mereka membangun kembali rumah yang hangus dilalap api.

Kini, di antara puing-puing rumah yang terbakar, dapur kemanusiaan yang didirikan Asosiasi Mitra Dapur MBG Bulukumba menjadi simbol kepedulian dan harapan, bahwa di tengah musibah besar, solidaritas masih menyala untuk membantu warga bangkit kembali.