Daerah  

Hari Kedua, Kepala UPT ASDP Bira Kembali Turun Langsung Bersihkan Kolam Labuh

Oplus_16908288

BULUKUMBA, JEJAKPANRITA.COM— Komitmen menjaga kebersihan, keamanan, dan keselamatan kawasan Pelabuhan Bira terus diperlihatkan UPT ASDP Pelabuhan Bira. Memasuki hari kedua, Kepala UPT ASDP Pelabuhan Bira, Ir. Hj. Andi Nur Diyana, ST., M.Si., kembali turun langsung dalam kegiatan pembersihan kolam labuh, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh tim UPT ASDP Pelabuhan Bira, tetapi juga melibatkan berbagai unsur dan stakeholder terkait, di antaranya Polairud Bira, TNI AL Bira, ASDP Ferry, UPP, KP3, BB Karantina Kesehatan, Pemerintah Desa Bira, serta para nelayan yang turut bersama-sama turun langsung melakukan pembersihan kolam labuh.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan keamanan kawasan pelabuhan membutuhkan sinergi dan kepedulian bersama, bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi.

Kepala UPT ASDP Pelabuhan Bira, Ir. Hj. Andi Nur Diyana, ST., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari pembersihan sebelumnya dan kini telah memasuki hari kedua.

> “Hari ini merupakan hari kedua kami melaksanakan pembersihan kolam labuh. Kami bersama-sama dengan seluruh stakeholder dan para nelayan turun langsung. Ini adalah bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan Pelabuhan Bira,” ujar Andi Nur Diyana.

Menurutnya, pembersihan kolam labuh tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan membersihkan sampah. Lebih dari itu, kondisi kolam labuh berkaitan erat dengan keselamatan aktivitas pelayaran serta kelancaran operasional pelabuhan.

“Kita tidak ingin menunggu munculnya persoalan baru kemudian bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak awal. Karena itu, kita turun langsung dan bekerja bersama,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, khususnya para nelayan yang turut mengambil bagian dalam menjaga kawasan perairan Pelabuhan Bira.

Menurutnya, keterlibatan nelayan sangat penting karena mereka merupakan salah satu kelompok yang beraktivitas langsung di kawasan perairan pelabuhan. Oleh karena itu, kesadaran menjaga kebersihan lingkungan harus tumbuh dari seluruh pihak yang memanfaatkan kawasan tersebut.

“Pelabuhan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, seluruh stakeholder, nelayan, dan masyarakat harus memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan pelabuhan,” tambahnya.

Kegiatan pembersihan tersebut diharapkan tidak berhenti pada hari kedua, melainkan menjadi agenda berkelanjutan yang melibatkan seluruh unsur terkait. Upaya ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab UPT ASDP Pelabuhan Bira dalam mendorong pengelolaan pelabuhan yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Sinergi antara UPT ASDP Pelabuhan Bira, Polairud Bira, TNI AL Bira, ASDP Ferry, UPP, KP3, BB Karantina Kesehatan, Pemerintah Desa Bira, serta para nelayan menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan dan mendukung keselamatan aktivitas pelayaran.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan Pelabuhan Bira semakin bersih, tertib, aman, dan nyaman, sekaligus mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan kawasan pelabuhan merupakan tanggung jawab seluruh pihak, bukan semata-mata tugas petugas pelabuhan.

Menjaga kebersihan pelabuhan bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pelabuhan yang berkelanjutan, aman, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.