BULUKUMBA, JEJAKPANRITA.COM— 01 Oktober 2026 — Baru beberapa hari menjalankan tugas sebagai Kepala UPT ASDP Pelabuhan Bira, Ir. Hj. Andi Nur Diyana, ST., M.Si., langsung menunjukkan komitmennya melalui langkah nyata di lapangan.
Pada Kamis, 01 Oktober 2026, UPT ASDP Pelabuhan Bira bersama stakeholder terkait melaksanakan giat bersih dan penataan kolam labuh Pelabuhan Bira sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih bersih, aman, tertib dan nyaman.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah awal pembenahan kawasan Pelabuhan Bira dengan mengedepankan tanggung jawab bersama, kolaborasi dan inovasi dalam menjaga fasilitas serta lingkungan pelabuhan.
Andi Nur Diyana menegaskan, pembenahan kawasan pelabuhan tidak cukup hanya melalui imbauan maupun wacana, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dan keterlibatan seluruh stakeholder.
«“Kita jangan menunggu hari esok. Kita harus bekerja dan terus bekerja. Pembenahan harus dimulai dari sekarang dengan melibatkan semua pihak yang memiliki aktivitas di kawasan Pelabuhan Bira,” tegasnya.»
Menurutnya, kebersihan kolam labuh merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung keamanan dan kelancaran aktivitas pelabuhan. Karena itu, pengelolaan kawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika terdapat kegiatan tertentu.
Ia juga mendorong seluruh pihak yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Bira memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan fasilitas yang digunakan bersama.
“Pelabuhan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Keamanan, kebersihan, ketertiban dan kenyamanan harus dijaga secara konsisten. Kalau kita ingin Pelabuhan Bira menjadi lebih baik, maka harus dimulai dari kepedulian dan tindakan nyata,” ujarnya.
Selain aspek kebersihan, penataan juga diarahkan untuk menciptakan kawasan pelabuhan yang lebih teratur dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, pelayanan dan aktivitas masyarakat.
Langkah tersebut penting mengingat Pelabuhan Bira bukan hanya menjadi titik pelayanan transportasi penyeberangan, tetapi juga merupakan salah satu pintu gerbang Kabupaten Bulukumba yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan wisatawan.
Karena itu, pengelolaan Pelabuhan Bira membutuhkan sinergi antara pengelola, pengguna jasa, nelayan, pemilik kapal, aparat keamanan, pemerintah daerah serta stakeholder lainnya.
Kepala UPT ASDP Pelabuhan Bira menegaskan bahwa semangat pembenahan harus dibangun melalui kolaborasi dan inovasi, sehingga persoalan kebersihan, keamanan dan ketertiban dapat ditangani secara bersama dan berkelanjutan.
“Kita ingin membangun budaya baru. Bukan hanya membersihkan ketika sudah kotor, tetapi bagaimana menjaga agar tetap bersih. Bukan hanya menertibkan ketika terjadi pelanggaran, tetapi membangun kesadaran untuk bersama-sama menaati aturan,” jelasnya.
Melalui giat bersih kolam labuh yang dilaksanakan pada 01 Oktober 2026, UPT ASDP Pelabuhan Bira menunjukkan bahwa pembenahan tidak berhenti pada konsep, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, tanggung jawab, inovasi dan kolaborasi.
Pesannya jelas: Pelabuhan Bira harus aman, bersih, tertib dan nyaman. Penataan tidak boleh menunggu, tetapi harus dimulai dari sekarang melalui kerja bersama.












