BULUKUMBA, JEJAKPANRITA.COM— Memasuki perubahan cuaca dan menjelang musim hujan, Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando (GISK) bersama Polsek Kindang menggaungkan pentingnya gerakan antisipasi dini guna mencegah potensi genangan dan luapan air di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan silaturahmi GISK pada Jumat, 30 Oktober 2026, Wakil Ketua Umum Lembaga Gerakan Intelektual Satu Komando, Sahiruddin, bertemu dengan Kapolsek Kindang, Iptu Hendra Yunus, S.H. Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan tersebut juga membahas kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca, khususnya memasuki musim penghujan.
Sahiruddin menilai bahwa langkah pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, masyarakat perlu mulai bergerak sejak dini dengan memperhatikan kondisi lingkungan, terutama saluran drainase dan titik-titik yang berpotensi menjadi tempat penumpukan sampah maupun material yang dapat menghambat aliran air.
“Jangan menunggu sampai terjadi luapan air atau banjir baru kita mengambil tindakan. Pencegahan harus dimulai dari sekarang. Saluran air perlu diperhatikan, sampah dan material yang menumpuk di pinggir jalan harus dibersihkan. Ini merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ungkap Sahiruddin.
Sementara itu, Kapolsek Kindang, Iptu Hendra Yunus, S.H., mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan. Ia mengajak warga untuk melakukan perbaikan saluran air yang mengalami kerusakan serta membersihkan sampah dan material yang berpotensi menyumbat aliran air.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan maupun luapan air ketika intensitas hujan meningkat.
GISK menyambut baik langkah dan imbauan Polsek Kindang tersebut. Menurut GISK, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah setempat, lembaga sosial, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak musim hujan.
GISK juga berharap gerakan antisipasi ini tidak berhenti sebatas imbauan, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan masing-masing.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Lebih baik melakukan pencegahan sejak dini daripada menunggu bencana datang dan baru mencari solusi. Kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab sosial kita bersama,” menjadi pesan yang ditekankan dalam pertemuan tersebut.
Melalui kunjungan ini, GISK menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi, memperkuat sinergi, dan mengambil bagian dalam mengawal kepentingan masyarakat melalui gerakan sosial yang nyata.












