Daerah  

KETUA UMUM AMARA INDONESIA APRESIASI KAPOLDA SULSEL: JAGA MAKASSAR TETAP DAMAI DAN BERSATU

Oplus_16908288

MAKASSAR, JEJAKPANRITA.COM— Ketua Umum AMARA Indonesia, Danial Sirajuddin Dg Bonto, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sulsel beserta jajaran atas upaya membangun keamanan, ketertiban, dan suasana kondusif di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

Apresiasi ini sekaligus bentuk dukungan untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, ormas, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah.

Menurut Danial, Deklarasi Damai Pemuda Sulsel adalah momentum penting untuk menegaskan bahwa persatuan dan kedamaian harus menjadi kepentingan bersama di atas segala perbedaan.

“Atas nama AMARA Indonesia, kami berterima kasih kepada Kapolda Sulsel, khususnya Dirintelkam Polda Sulsel, yang telah membangun komunikasi dan merangkul masyarakat. Bagi kami, menjaga kedamaian bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab moral seluruh anak bangsa,” ujar Danial.

Ia menegaskan, ormas harus hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat nasionalisme diwujudkan melalui tindakan nyata: kepedulian sosial, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, dan menjaga persaudaraan.

“Perbedaan bukan alasan bermusuhan. Demokrasi memberi ruang menyampaikan pendapat, tetapi semua harus tetap berjalan dalam koridor hukum, menghormati hak orang lain, dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Makassar adalah wajah keberagaman Indonesia. Menjaga keamanan dan keharmonisannya adalah tanggung jawab kita semua. Danial berharap deklarasi damai tidak berhenti di seremoni, tetapi menjadi komitmen nyata sehari-hari.

AMARA Indonesia akan terus mendorong komunikasi yang sehat antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum. Stabilitas yang kuat dibangun melalui kepercayaan, keterbukaan, dan keadilan.

“Indonesia dibangun dengan persatuan dan pengorbanan pendahulu. Jangan sampai perbedaan membuat kita lupa jati diri bangsa. Kita boleh berbeda pandangan, tetapi tetap satu sebagai sesama anak bangsa,” tambahnya.

Danial mengajak seluruh ormas, pemuda, dan warga Sulsel untuk ikut menjaga daerah tetap aman. Aspirasi boleh disampaikan, demokrasi tetap berjalan, tetapi persatuan harus tetap menjadi fondasi utama.

“Mari kita wujudkan Makassar bukan hanya sebagai kota yang besar, tetapi kota yang menjunjung tinggi persaudaraan dan kedamaian. Menjaga Indonesia dimulai dari menjaga daerah kita sendiri,” tutupnya.

Penulis: AndisEditor: Redaksi